Strategi Menentukan Harga Jual Rumah

Oleh : Sarah Sherida, ST

Berniat untuk menjual rumah atau properti lainnya?

Sering kali di antara kita tidak mengetahui cara menentukan harga rumah yang hendak dijual.

Akibatnya, penentuan harga yang kurang tepat malah menimbulkan kerugian dan tidak ada nilai investasi.

Kita tak boleh salah dalam menentukan harga rumah. Pada dasarnya, menentukan harga rumah bisa kamu putuskan setelah mempertimbangkan hal-hal berikut ini loh. Yuk kita simak lebih lanjut!

  • Ketahui Harga Lahan

Pastikan harga lahan sudah sesuai dengan biaya akuisisi lahan serta biaya maupun pajak yang akan dibebankan seperti PPh, BPHTB, dll.

  • Sesuaikan dengan Business Plan

Sebelum menentukan harga jual, buat business plan terlebih dahulu dan pastikan semua biaya sudah diperhitungkan dalam business plan, termasuk biaya design, konstruksi, legal dan perizinan, hingga promosi dan alat pemasaran lainnya sudah dimasukkan sehingga tidak salah perhitungan.

  • Perhitungkan Project Period

Rentang waktu pengerjaan pembangunan rumah juga perlu menjadi perhatian. Pastikan anda sudah memperhitungkan kenaikan harga rumah dikarenakan faktor harga konstruksi yang naik setiap waktunya

  • Bandingkan Dengan Harga Kompetitor

Lakukan survei di lingkungan sekitar untuk mencari pembanding, apakah ada rumah sejenis—dengan tipe dan luas tanah yang hampir sama—yang  ditawarkan di sekitar rumah yang akan Anda jual. Harga jual rumah tersebut dapat Anda gunakan sebagai acuan.

  • Spesifikasi Bangunan Yang Ditawarkan

Spesifikasi bangunan saat ini seperti ukuran luas tanah dan bangunan, kondisi dan gaya rumah menjadi nilai tambah tersendiri dalam memasarkan rumah anda. Sesuaikan juga spesifikasi bangunan dengan segmen konsumen yang anda tuju.

  • Memiliki Keunggulan

Ketahui pasti keunggulan / unique factor produk rumah yang anda tawarkan, Keunggulan tertentu yang dimiliki tentunya bisa berpengaruh juga ke peningkatan harga jual rumah.

  • Validasi dan Verifikasi Dari Jasa Penilai

Gunakan bantuan jasa penilai agar calon konsumen mengetahui bahwa harga jual yang ditetapkan sudah layak.

Membeli Rumah Baru Atau Merenovasi Rumah Lama?

Oleh: Sarah Sherida, ST

Keputusan untuk merenovasi atau  pindah rumah adalah pilihan pribadi.

Namun, sebelum Anda jatuh pada pilihan merenovasi rumah, Anda harus hati-hati mempertimbangkan semua biaya dan implikasi yang mungkin Anda hadapi kemudian.

Merenovasi rumah butuh biaya tidak sedikit. Sedangkan rumah baru, mungkin cukup dengan uang muka, tapi kita harus mengangsur lebih lama lagi.

Bisa juga dengan menjual rumah lama, untuk membeli rumah baru. Tapi harus adaptasi dengan lingkungan baru dan mungkin lokasinya lebih jauh dari rumah lama.

Untuk mendapatkan keputusan yang terbaik, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan. Simak postingan berikut ini.

  • Menyiapkan Dana

Upaya Anda, baik itu merenovasi atau memilih untuk pindah rumah baru, keduanya membutuhkan biaya tidak sedikit. Membeli rumah baru, seperti membutuhkan biaya lebih besar dari merenovasi rumah. Tetapi mungkin juga melakukan renovasi jadi lebih mahal. Apa saja biaya-biaya tersebut? Simak slide berikut ini.

Perbandingan biaya

  • Kenyamanan Rumah

Beberapa faktor yang mempengaruhi kenyamanan lingkungan tempat tinggal antara lain:

  1. Karakteristik rumah (luas, letak, bentuk)
  2. Insfrastruktur (air bersih, listrik, sampah, telekomunikasi)
  3. Karakteristik sosial
  4. Keamanan lingkungan
  5. Estetika tapak
  • Desain Rumah

Utamanya desain yang perlu dipertimbangkan dalam keputusan membeli atau renovasi rumah adalah:

  1. Kebutuhan akan rumah itu sendiri (luas, bentuk, jumlah ruangan, dll)
  2. Memiliki ciri khas gaya arsitektur tertentu
  3. Nilai historis yang tinggi
  • Konstruksi Rumah

Konstruksi bangunan dalam pengambilan keputusan pembelian  atau renovasi rumah yang perlu dipertimbangkan:

Membeli rumah

  1. Konstruksi saat ini apakah dibuat dengan baik dan sesuai standar
  2. Sampai sejauh mana kontruksi dapat mengakomodasi pertumbuhan / renovasi rumah kedepannya

Merenovasi Rumah

  1. Masih kuatkah kekuataan struktur rumah yang sekarang ditempati?
  2. Dalam mendesain renovasi yang ada, apakah perlu merubah total kontruksi rumah atau hanya sebagian?

Mungkin faktor ini akan berakibat ke biaya yang lebih mahal dalan merenovasi rumah.

  • Lokasi Rumah

Lokasi rumah adalah salah satu hal yang sangat krusial untuk dijadikan pertimbangan, Faktor ini utamanya berhubungan erat dengan akses dan harga rumah antara lain jarak rumah dengan:

  1. Pusat perdagangan dan jasa
  2. Pusat Pendidikan
  3. Kesehatan
  4. Hiburan dan Rekreasi
  5. Transportasi umum

Tips Memilih Lokasi Perumahan Yang Ideal

Oleh : Sarah Sherida, ST

Semua orang memiliki impian mengenai tempat tinggal yang ideal bagi keluarga. Dalam menentukan pemilihan rumah tinggal perlu adanya perencanaan yang matang.

Perencanaan pertama yang sangat menentukan dalam memiliki rumah idaman adalah lokasi, lokasi dan lokasi.

Dengan memilih lokasi yang tepat anda akan merasakan kenyamanan yang diharapkan dan apabila salah dalam menentukan lokasi rumah, maka dikhatirkan malah akan menjadi masalah dimasa yang akan datang.

  • Akses Jalan Utama

Memilih lokasi rumah tinggal yang memiliki akses jalan untuk keluar masuk yang cukup baik dengan lebar jalan setidaknya 4 meter, kondisi semen jalan yang baik, sering dilintasi banyak orang.

  • Dekat Dengan Berbagai Fasilitas

Salah satu fitur terbesar yang dapat memengaruhi keputusan untuk membeli rumah adalah dekat dengan fasilitas-fasilitas umum seperti sekolah, supermarket, rumah sakit, dll.

  • Pelayanan Utilitas

Ketersediaan akan layanan-layanan utilitas dasar seperti air, listrik, dan jaringan komunikasi merupakan faktor utama dalam memilih lokasi rumah tinggal yang ideal.

  • Kemudahan Transportasi Umum

Keberadaan transportasi umum di sekitar lokasi perumahan juga menjadi nilai tambah tersendiri, ketahui berapa jarak tempuh untuk menuju akses transportasi umum terdekat seperti halte, stasiun atau terminal dari tempat tinggal anda.

  • Keamanan

Isu keamanan yang menyangkut lingkungan tempat dimana Anda akan tinggal bersama dengan keluarga akan selalu menjadi perhatian yang paling utama. Pilih lokasi yang aman dari berbagai bentuk kejahatan.

Beikut ini adalah contoh perumahan yang dibangun oleh Handal Selaras yang memiliki keunggulan dari segi lokasi.

Penny Lane Residence, Cirendeu
Bintaro8, Tangerang Selatan

Adapun keunggulan-keunggulan yang ditawarkan antara lain :

Rumah Ramah Anak

Oleh : Sarah Sherida

Sudah yakin jika rumahmu ramah untuk bagi keluarga terutama anak-anak?

Rumah merupakan salah satu kebutuhan utama manusia selain makanan dan pakaian. Rumah adalah tempat kita berkumpul bersama keluarga, menghabiskan hari-hari kita, dan tempat untuk beristirahat dari lelahnya aktivitas sehari-hari.

Banyak orang berpendapat bahwa rumah merupakan tempat paling aman. Ya, ini tidak salah karena rumah memang mampu melindungi anggota keluarga dari hujan, badai, dan panas matahari.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika menyediakan rumah atau tempat tinggal untuk keluarga. Apalagi jika memiliki anak. Rumah yang nyaman tidaklah cukup. Sebuah rumah juga harus aman untuk anak-anak, atau yang dikenal dengan rumah yang ramah anak.

Rumah ramah bagi anak tersebut memang sebaiknya memiliki ruangan terbuka. Hal itu agar membuat ruang-ruang di dalam rumah lebih cair sehingga ada interaksi. Karena itu, desain rumah juga perlu menjadi perhatian. Tak hanya itu, bahan membangun rumah ramah anak juga perlu dicermati agar aman bagi anak.

Selain desain dan bahan bangunan rumah ramah anak, ada juga hal lain yang perlu diperhatikan orangtua, apa saja hal-hal tersebut? Berikut kami berikan rangkumannya di bawah ini.

  • Gunakan Pelindung Stop Kontak
Image result for pelindung stop kontak

Hindari risiko tersengat listrik dengan memasang penutup pada stop kontak serta merapikan kabel-kabel yang terekspos.

  • Amankan Sudut Tajam Pada Furnitur

Pilihlah funitur dengan sudut tumpul atau gunakan pelindung dari plastik pada siku-siku furnitur yang tajam dan sekiranya membahayakan.

  • Singkirkan Barang Pecah Belah

Simpan semua barang pecah-belah di dalam lemari atau tempat-tempat yang tidak terlihat dan dapat dijangkau dengan mudah oleh anak-anak.

  • Gunakan Alas Karpet

Alasi seluruh permukaan lantai tempat bermain anak dengan karpet atau material lain yang berbahan lembut untuk menghindari risiko cedera sehingga apabila anak jatuh tidak langsung membentur lantai.

  • Memasang Pagar Pembatas

Memasang pembatas berbentuk pagar yang hanya bisa dibuka oleh orang dewasa terutama di daerah yang cukup berbahay seperti area dapur dan tangga.

  • Simpan Obat-obatan dan Bahan Kimia Lainnya

Pastikan semua obat dan benda dengan zat berbahaya tersimpan rapi di kotak penyimpanan barang yang telah terkunci dengan rapat.

  • Bebas Asap dan Polusi
Image result for breaking a cigarette

Salah satu kriteria utama rumah ramah anak adalah bebas dari asap rokok dan polusi lainnya. Hal ini penting dilakukan guna menjaga kesehatan lingkungan dan sang anak.

Sumber :

https://theurbanmama.com/articles/rumah-ramah-anak.html

https://www.99.co/blog/indonesia/rumah-ramah-anak/

https://www.sejasa.com/blog/rumah-ramah-si-kecil/

Mengenal Konsep Desain Bohemian Untuk Hunian

Oleh : Sarah Sherida, S.T

Apa Itu Desain Bohemian?

Gaya desain bohemian identik dengan gaya hidup nomaden yang bebas atau tidak tetap. Konsep tersebut sangat erat kaitannya dengan penduduk gypsy di Eropa pada tahun 1800-an. Akhirnya mulai disebut sebagai bohemian ketika para gipsi meninggalkan kota Bohemia di Eropa Tengah.

Melakukan perjalanan terus-menerus merupakan aspek penting dari gaya hidup bohemian. Sangat identik dengan gaya hidup spontan yang memanfaatkan benda-benda yang ada, gaya desain bohemian juga lekat dengan kondisi yang tidak teratur, namun khas pengembara yang identik dengan konsep desain vintage atau etnik.

Ciri dari arsitektur bohemian ini adalah penggunaan unsur-unsur etnik dalam bangunan. Bisa dari penggunaan material bangunan, hingga padu padan interior yang dipakai. Gaya bohemian identik dengan gipsi, penuh warna dan bercampur antara gaya etnik, hippies dan juga vintage. Kesan cool namun tidak kaku menjadi ciri khas gaya bohemian ini.

Ciri Khas Desain Bohemian

Penuh Warna

Gaya bohemian akan semakin kental dengan permainan warna yang berani.. Walaupun terkesan berantakan, tetapi perpaduan tersebut akan menghasilkan nuansa artistik yang istimewa.

Sumber: Pinterest. 2019

Furnitur Antik

Furnitur bergaya vintage adalah jenis furnitur yang biasa digunakan, dengan ditutupi dengan kain baru atau ditambah aksen beraneka ragam warna, selimut bermotif

Sumber: Pinterest. 2019

Tanaman Dalam Ruangan

Gaya bohemian kerap memasukkan unsur alam pada dekorasi ruangan. Hal ini bisa kita temui dari penggunaan tanaman hidup yang ditempatkan dalam pot-pot, dan dihadirkan di dalam ruangan

Sumber: Pinterest. 2019

Aksesoris di Dinding

Sumber: Pinterest. 2019

Sumber Referensi :

Mengenal Gaya Desain Bohemian. 2019. https://www.arsitag.com/article/mengenal-gaya-desain-bohemian

Ciri Karakteristik Desain Bohemian. 2018. https://voireproject.com/artikel/post/ciri-karakteristik-desain-interior-bohemian

Desain 101: Berkenalan dengan Gaya Desain Bohemian yang Anti-Mainstream. 2019. https://www.dekoruma.com/artikel/91448/mengenal-gaya-desain-bohemian

Mengenal Konsep Desain Mediteranian Untuk Hunian

Oleh: Sarah Sherida, S.T

Apa Itu Desain Mediteranian?

Konsep Mediteranian merupakan langgam arsitektur yang lahir dari bangunan-bangunan Mediterania dimasa lalu dan sangat berpacu pada keadaan geografis wilayah Mediterania pada saat itu.

Arsitektur mediterania tidak hanya menekankan pada fungsi saja melainkan diseimbangkan dengan kematangan konsep yang menggunakan pilihan bentuk, material, dan warna serta mempertimbangkan dengan kondisi lingkungan sekitar.

Jenis Desain Mediteranian Berdasarkan Pengaruh Peradabannya

Gaya Mediterania Spanyol

Arsitektur Mediterania yang berkembang di daratan Spanyol cenderung lebih berani dengan warna-warna lebih cerah dan juga pengaplikasian dekorasi mural dan mosaic.

Gaya Mediterania Yunani

Untuk arsitektur mediterania ala Yunani, warna-warna dengan aksen kebiru-biruan seperti turquoise dan kobalt akan lebih sering ditemui mengingat kondisi geografis yang banyak berada di pantai.

Gaya Mediterania Timur-Tengah

Peradaban arab memberikan hiasan pada ukiran dinding, pilar, dan lengkungannya. Ada ciri khas hiasan floral yang menjadi isnpirasi dekorasi bangunan mediterania. Hiasan dan ukiran ini banyak di terapkan dalam desain arsitektur bangunan masjid-masjid di Indonesia.

Ciri Khas Desain Mediterania

Portico dan Balkon

Pada rumah-rumah Mediterania, hampir tidak mungkin tidak ditemui Portico dan juga Balkon. Portico sendiri merupakan serambi bangunan yang banyak mengaplikasikan elemen dekoratif khas Arsitektur Mediterania seperti dua tiang di pintu masuk dan juga ukiran sederhana sebagai mahkota tiang.

Sumber: Pinterest. 2019

Kolom dan Pilar

Tak hanya pada portico, keberadaan tiang dan pilar pada bangunan mediterania juga sangatlah umum. Tidak disembunyikan, kolom-kolom pada arsitektur mediterania justru menjadi bagian dari wajah bangunan dan ciri khas dari gaya ini.

Sumber: Pinterest. 2019

Teras atau Selasar

Keberadaan selasar dengan air mancur ini hadir karena pengaruh bangsa Moor yang saat itu menguasai Spanyol (salah satu asal arsitektur mediterania) dan berfungsi untuk mengatur agar suhu di rumah tetap nyaman.

Sumber: Pinterest. 2019

Material Bangunan

Pada arsitektur Mediterania, struktur dinding bangunan dibuat dari tanah liat yang dibakar atau batu alam. Dalam pengaplikasiannya,, warna-warna alam dari lingkungan sekitar merupakan pengaruh terbesar

Sumber: Pinterest. 2019

Jendela dan Pintu

Elemen jendela dan pintu pada rumah-rumah dengan gaya arsitektur mediterania umumnya berbentuk persegi atau persegi panjang yang dilengkapi ornamen lengkung pada bagian atasnya dan terbuat dari material kayu / besi tempa.

Sumber: Pinterest. 2019

Sumber Referensi :

Mengenal Konsep Desain Scandinavian Untuk Hunian

Oleh : Sarah Sherida, S.T

Apa Itu Desain Scandinavian?

Istilah Desain Scandinavian sendiri bermula dari pameran desain di Amerika dan Kanada sekitar tahun 1950an. Dimana istilah tersebut memperkenalkan cara orang-orang Scandinavia hidup dalam desain yang kemudian berarti hingga saat ini yakni indah, sederhana, bersih, serta terinspirasi dari alam dan iklim utara, mudah diakses dan tersedia untuk semua

Kelebihan Gaya Scandinavian

  • Cenderung bersih (clean) dan mengandung unsur kesederhanaan (simplicity).
  • Memberikan kesan luas
  • Mendapatkan pencahayaan alami karena banyak memiliki bukaan
  • Material yang digunakan lebih ramah lingkungan
  • Minimnya furnitur juga membuat kesan ramah anak

Ciri Khas Scandinavian

Dominasi Warna Natural

Warna yang sering digunakan pada desain gaya Scandinavia adalah putih, abu-abu, biru, dan krem.

Sumber: Pinterest. 2019

Furnitur Sederhana

Penambahan elemen dekoratif cenderung menggunakan dekorasi-dekorasi sederhana yang tidak berlebihan

Sumber: Pinterest. 2019

Memaksimalkan Pencahayaan Alami

Jendela besar dari lantai hingga atap rumah banyak digunakan agar sinar matahari natural dapat masuk ke dalam rumah dengan sempurna.

Sumber: Pinterest. 2019

Penggunaan Material Kayu

Kayu biasanya digunakan sebagai material untuk atap dan dinding rumah. Bukan hanya untuk bangunan rumah, kayu juga mendominasi furnitur yang digunakan pada rumah.

Sumber: Pinterest. 2019

Penambahan Unsur Alam

Nuansa hijau dapat menambah kesan hangat pada ruangan, dapat menciptakan nuansa ketenangan dan santai. Dekorasi-dekorasi seperti tanaman hias yang di simpan di sudut ruangan dan di meja maupun di dinding, dapat memperkuat karakter alam agar tercipta ruangan yang hangat, segar, dan menenangkan.

Sumber: Pinterest. 2019

Sumber Referensi :

Mengenal Konsep Desain Industrial Untuk Hunian

Oleh : Sarah Sherida, S.T

Apa Itu Desain Industrial?

Konsep industrial merupakan salah satu gaya desain dimana rancangannya terfokus pada desain ala pabrik dengan adanya material ekspos, tampilan interior yang tampak tidak selesai, ataupun tampilan mekanikal yang tampak memukau

Perkembangan Desain Industrial

  • Tahun 1950 gaya desain arsitektur industrial pertama kali merebak di Eropa karena banyaknya bangunan bekas pabrik yang terbengkalai.
  • Seiring berjalannya waktu, penerapan gaya desain industrial tak hanya diperuntukkan pada bangunan serupa pabrik, namun juga merambah jenis properti lainnya
  • Kini, gaya arsitektur ini pun banyak diterapkan di rumah pribadi, hingga bangunan komersial seperti kedai-kedai kopi, restoran, hingga co-working space.

Kelebihan Gaya Industrial

  • Desainnya lebih ramah terhadap lingkungan
  • Membuat sirkulasi udara di dalam bangunan lebih lancar
  • Memberikan kesan sederhana
  • Hemat biaya
  • Memberikan kesan hangat dan nyaman

Ciri Khas Desain Industrial

Over-Expose

Salah satu ciri utama bangunan industrial adalah over expose. Artinya banyak hal yang dibiarkan “terlihat” dan ditata sedemikian rupa sehingga tampak rapi, berkonsep, dan bergaya.

Sumber : Pinterest, 2019

Memadukan Unsur Kayu dan Logam

Interaksi tekstur kayu dengan permukaan kasar dan metal atau logam berkilau, sedikit berwarna hitam, warna emas, atau tembaga merupakan ciri lain desain industrial.

Sumber: Pinterest. 2019

Identik Dengan Warna Monokrom

Selain dibiarkan polos dan terekspos, elemen-elemen pada bangunan industrial hanya akan ditampilkan dengan warna monokrom atau warna bumi seperti cokelat, abu-abu, dan hijau kusam.

Sumber: Pinterest. 2019

Menggunakan Material Daur Ulang

Material upcycle dan recycle merupakan ciri utama pada bangunan industrial. Upcycle merupakan barang bekas yang dimodifikasi baru, sedangkan recycle adalah proses daur ulang barang bekas untuk digunakan kembali.

Sumber: Pinterest. 2019

Desain Lantai Unik

Rumah berkonsep industrial sangat menghindari penggunaan lantai granit atau keramik karena tampilannya tak sesuai dengan kesan dari gaya industrial.

Sumber: Pinterest. 2019

Sumber Referensi :

Hal-Hal yang Wajib Kamu Ketahui Untuk Mendapatkan IMB!

Oleh: Annabel Noor Asyah S.T; M.Sc

Pembangunan rumah swadaya sudah menjadi ciri khas masyarakat Indonesia sejak puluhan tahun yang lalu. Masyarakat kerap berpendapat bahwa pembangunan rumah secara swadaya dapat lebih mudah prosesnya karena dapat menyesuaikan dengan anggaran yang mereka miliki, serta dapat menyesuaikan pembangunan dengan lokasi yang mereka minati. Johan Silas (2016) dalam bukunya yang berjudul Perumahan Dalam Jejak Paradoks mengatakan bahwa pemerintah hanya mampu menyediakan perumahan formal sebanyak 10% dari total kebutuhan masyarakat Indonesia, 90% sisanya dipenuhi secara swadaya oleh masyarakat itu sendiri. Hal tersebut masih berlaku hingga sekarang. Terbukti dari banyaknya milenial yang berlomba untuk mencari tanah dengan harga murah yang kelak akan dibangun sebagai rumah impian mereka. Namun, masih banyak masyarakat Indonesia khususnya milenial yang berpikir bahwa untuk mendapatkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) mereka harus melalui sebuah proses dengan birokrasi yang rumit dan memakan waktu yang lama. Hal tersebut menyebabkan keengganan mengurus IMB secara mandiri dan lebih memilih untuk membayar jasa pengurusan perizinan karena dianggap lebih praktis. Eits, tapi jangan salah, kini mengurus IMB untuk perseorangan tidak perlu bolak-balik ke kantor Dinas Tata Ruang atau Dinas Pekerjaan Umum lho, waktunya pun lebih singkat! Berikut langkah-langkah yang harus kamu lakukan:

1.Cek Peruntukan Lahanmu pada Rencana Detail Tata Ruang

Yang menjadi pembeda antara pembangunan rumah swadaya dulu dan kini adalah kewajiban untuk mengecek peruntukan ruang lahanmu pada dokumen Rencana Detail Tata Ruang dan Peraturan Zonasi (RDTR&PZ), jika kota/kawasanmu sudah memilikinya. Dokumen tersebut memuat peruntukan kegiatan yang diperbolehkan atau tidak diperbolehkan untuk setiap potong lahan. Kamu harus memastikan bahwa lahan yang akan kamu bangun sebagai rumah impianmu memperbolehkan kegiatan perumahan berada di atasnya. Jika statusnya diizinkan bersyarat atau diizinkan terbatas, kamu juga harus memastikan persyaratan apa yang harus kamu penuhi sebelum melangkah ke tahap selanjutnya. Hati-hati! Tidak mematuhi peraturan terkait peruntukan lahan termasuk pelanggaran dan kamu bisa dikenakan sanksi karenanya.

Khusus untuk wilayah DKI Jakarta, kamu bisa mengetahui peruntukan lahanmu secara online dengan melakukan langkah-langkah di bawah ini:

  1.  Buka laman smartcity.jakarta.go.id/maps
  2. Pilih Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan
  3. Beri tanda Check  di pilihan rencana zonasi
  4. Pilih peta zonasi Kecamatan kamu
  5. Unduh petanya
  6. Cek kode  area lahanmu

Dari situ, kamu bisa mengetahui peruntukan lahanmu dalam RDTR dan PZ. Namun, perlu diketahui bahwa saat ini belum semua kota dan kabupaten di Indonesia memiliki dokumen RDTR & PZ. Jika kebetulan lokasi lahan impianmu belum memiliki dokumen tersebut, tanyakan informasi kepada Dinas Tata Ruang atau instansi lainnya yang relevan.

2.Lihat Persyaratan Permohonan IMB Secara Online

Jika rencana pembangunan rumahmu sudah sesuai dengan rencana peruntukan lahan yang tertera dalam RDTR & PZ kotamu, maka hal selanjutnya yang harus kamu urus adalah permohonan Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Kini, kamu tidak perlu bolak-balik untuk menyiapkan kebutuhan dokumen permohonan IMB ke kantor Dinas Tata Ruang/Pekerjaan Umum. Kamu cukup kunjungi website Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu di kotamu. Untuk wilayah DKI Jakarta, berikut adalah langkah-langkah untuk mengetahui persyaratan permohonan IMB secara online:

  1. Kunjungi pelayanan.jakarta.go.id
  2. Pilih Profile kemudian pilihlah Perizinan
  3. Untuk mengetahui persyaratan apa saja yang harus kamu penuhi pilhlah Lihat Jenis izin dan Syaratnya, kemudian pilih opsi Pembangunan
  4. Cari dan pilihlah Izin Mendirikan Bangunan: Bangunan Rumah Tinggal. Terdapat beberapa pilihan yang dikategorisasi berdasarkan luas tanah (Tanah > 100 m2, dan tanah < 100 m2). Pilihlah berdasarkan kebutuhanmu.
  5. Selanjutnya akan muncul opsi Checklist Persyaratan dan Formulir. Download dan penuhi apa yang menjadi persyaratan pada kedua dokumen tersebut.
  6. Jika seluruh dokumen persyaratan sudah kamu penuhi, bawalah dokumen-dokumen tersebut ke DPMPTSP terdekat dengan lokasi tempat tinggalmu. Dan tunggu hingga IMB kamu berhasil diterbitkan.

Adapun dokumen yang biasanya harus kamu lengkapi untuk mendapat IMB rumah tinggal dengan luas tanah <100 m2 adalah:

  • Surat Permohonan dengan materai Rp6.000,00 (format diberikan oleh DPMPTSP)
  • Surat Kuasa jika nama yang tertera di sertipikat lebih dari Satu
  • Identitas Pemohon/Penanggung Jawab (Fotokopi KTP dan NPWP untuk WNI, fotokopi Kartu Izin Tinggal Terbatas atau VISA/Paspor untuk WNA)
  • Surat Kuasa jika dikuasakan
  • Bukti Kepemilikan Tanah
  • Bukti Pembayaran PBB tahun terkahir sebelum jatuh tempo (Fotokopi)
  • Ketetapan Rencana Kota (KRK) Asli
  • Gambar Arsitektur

 Checklist dokumen di atas juga diperlukan untuk permohonan IMB rumah tinggal dengan luas >100 m2. Hanya saja terdapat beberapa penambahan dokumen seperti:

  • Surat Kuasa bermaterai kepada pemilik IPTB untuk bangunan rumah tinggal dengan luas bangunan >200 m2/jumlah lantai paling banyak 3 lantai;
  • Asli ikhtisar tanah yang ditandatangani oleh pemilik tanah dan perencana, untuk yang memiliki lebih dari 3 bukti kepemilikan tanah;
  • Surat penunjukan penanggung jawab dan fotokopi IPTB penanggung jawab perencana arsitektur, struktur/konstruksi termasuk geoteknik, mekanikal dan elektrikal bangunan gedung; dan
  • Asli surat pernyataan persetujuan warga sekitar.

Untuk mendapatkan IMB rumah dengan luas >100 m2 dibutuhkan waktu sekitar 7 hari kerja. Sedangkan untuk rumah dengan luas <100 m2, dibutuhkan waktu sekitar 4 hari kerja. Biaya retribusi akan disesuaikan dengan yang tertera pada Perda 1 Tahun 2015. Begitulah cara mengurus IMB yang lebih praktis di wilayah DKI Jakarta. Suda jauh lebih mudah bukan?